Wednesday, September 6, 2023

Indonesia Siap Menghadirkan Rafale, Pesawat Tempur Terbaru dari Prancis

Pada tahun 2022, Indonesia memasuki babak baru dalam memperkuat kemampuan pertahanannya dengan mengakuisisi jet tempur generasi 4,5 Rafale buatan Dassault Aviation Prancis. Pada tanggal 10 Februari 2022, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) resmi menandatangani kontrak pembelian enam pesawat tempur Rafale dalam sebuah upaya untuk memperkuat alat utama sistem senjata (alutsista) Indonesia.



Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, yang saat itu menjadi saksi penandatanganan kontrak, menyatakan rencananya untuk mengakuisisi total 42 pesawat Rafale. "Kita mulai hari ini dengan tanda tangan kontrak pertama untuk 6 pesawat," kata Prabowo dengan bangga.


Pembelian ini menandai langkah penting dalam meningkatkan kemampuan pertahanan Indonesia, dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) telah menyatakan bahwa pesawat Rafale yang akan dibeli akan memiliki spesifikasi yang sama persis dengan yang digunakan oleh Angkatan Udara Prancis (France Air and Space Force - FASF). Meskipun memiliki spesifikasi yang sama, pesawat yang akan diterima oleh Indonesia akan merupakan pesawat baru, bukan bekas.


Tentu saja, pengoperasian pesawat Rafale memerlukan persiapan yang matang. TNI AU sedang dalam proses melatih pilot-pilot angkatan udara yang akan menerbangkan jet tempur Rafale ini. Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, mengungkapkan bahwa sejumlah penerbang telah disiapkan, dan mereka akan menerima pelatihan di Prancis dan Indonesia sebelum ditempatkan di skuadron yang sudah ada.


Namun, penempatan pesawat Rafale bukanlah hal yang mudah. Proses ini melibatkan banyak persyaratan dan pertimbangan yang harus dipenuhi untuk memastikan penggunaan yang optimal. "Karena menempatkan satuan udara cukup kompleks. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, kecuali ke depan kita mendapat perintah menggelar di mana kita akan siap," kata Marsekal Fadjar.


Sebagai informasi tambahan, pesawat Rafale diperkirakan akan tiba di Indonesia pada tahun 2026. Hingga saat ini, kepemilikan pesawat Rafale akan menjadi aset berharga dalam upaya menjaga kedaulatan dan keamanan Indonesia di kawasan ini. Dengan peralatan canggih dan pilot yang terlatih dengan baik, pesawat Rafale akan menjadi komponen vital dalam pertahanan negara ini di masa depan.

No comments:

Post a Comment